Radiasi Ultraviolet
Radiasi matahari merupakan gelombang electromagnet
dengan spectrum yang lengkap. Radiasi ultraviolet (UV) adalah bagian dari
radiasi matahari. Radiasi ultraviolet memiliki panjang gelombang antara sinar X
dan cahaya tampak, dan dinamai ultraviolet karena frekuensinya lebih tinggi
dari pada sinar ungu (violet).
Radiasi ultraviolet masih dibagi lagi menjadi UV-A dengan panjang gelombang (400 – 315) nm, UV-B dengan panjang gelombang (315 – 280) nm, dan UV-C dengan panjang gelombang (280 - 100) nm. Dari ketiga jenis radiasi ultraviolet tersebut, UV-A dan UV-B yang sampai ke permukaan bumi.
Untuk mengukur seberapa bahaya radiasi ultraviolet yang sampai ke permukaan bumi dapat diketahui dengan indeks UV. International Commision on Illumination mendefinisikan indeks UV sebagai perkalian antara intensitas pada panjang gelombang tertentu dengan bobot bahaya radiasi pada panjang gelombang tersebut, yang secara matematis dituliskan sebagai berikut:
Dengan: k er : konstanta sebesar 40 m 2W -1 E l : Spectral irradiance antara panjang gelombang l dan d l (W m 2 nm -1) S er: potensi menyebabkan erithema

Radiasi ultraviolet masih dibagi lagi menjadi UV-A dengan panjang gelombang (400 – 315) nm, UV-B dengan panjang gelombang (315 – 280) nm, dan UV-C dengan panjang gelombang (280 - 100) nm. Dari ketiga jenis radiasi ultraviolet tersebut, UV-A dan UV-B yang sampai ke permukaan bumi.
Untuk mengukur seberapa bahaya radiasi ultraviolet yang sampai ke permukaan bumi dapat diketahui dengan indeks UV. International Commision on Illumination mendefinisikan indeks UV sebagai perkalian antara intensitas pada panjang gelombang tertentu dengan bobot bahaya radiasi pada panjang gelombang tersebut, yang secara matematis dituliskan sebagai berikut:
Dengan: k er : konstanta sebesar 40 m 2W -1 E l : Spectral irradiance antara panjang gelombang l dan d l (W m 2 nm -1) S er: potensi menyebabkan erithema
0 komentar:
Posting Komentar